Langsung ke konten utama

Postingan

Review To Kill a Mockingbird – Harper Lee

Lagi-lagi saya tergocek oleh judul sebuah novel, kali ini   To Kill a Mockingbird sukses membuat saya berfikir bahwa ini adalah sebuah novel tentang petualangan seseorang untuk memburu mockingbird atau semacam novel bertema Battle Royale seperti The Hunger Games. Kali ini ekpektasi saya terjun bebas dari seorang tokoh utama yang badass ke seorang anak kecil berusia 7 tahun yang menggemaskan dan lucu. Anda akan dibuat gemas dengan kepolosan si tokoh utama dalam novel, selain itu karakter sang ayah juga akan membuat anda jatuh cinta karena penggambaran karakternya yang hampir tanpa cela. cerita dalam novel ini memiliki vibes yang hangat dan menyenangkan untuk dibaca. Komedi khas anak kecil dan kekonyolan mereka digambarkan dengan sangat baik oleh sang penulis menjadikan seolah novel memiliki kesan yang melekat dalam ingatan saya. To Kill a Mockingbird adalah sebuah novel yang mengambil latar waktu  saat terjadinya Great Depression yang berlangsung pada sekitar tahun 1930an yan...

Review a Very Large Expanse of the Sea – Tahereh Mafi

Awalnya saya pikir novel a Very Large Expanse of the Sea adalah novel yang  menceritakan kehidupan seorang pelaut atau bahkan bajak laut. Namun sayangnya perkiraan saya meleset, dari bayangan saya terdahap tokoh utama seorang pelaut kekar ke seorang remaja introvert yang baru saja pindah ke sebuah kota di amerika. Kesan pertama saya pada novel ini adalah jalan ceritanya yang mengalir dan enak diikuti, selain itu kosakata yang digunakan juga mudah dicerna sehingga meskipun saat itu saya membaca versi bahasa inggris dari novel ini, saya tetap menikmati jalan ceritanya. Mengambil latar waktu setelah peristiwa 9/11 dan latar tempat di salah satu kota amerika, novel ini berfokus kepada perlakuan warga amerika saat itu kepada orang-orang timur tengan khususnya kaum muslimin. Konflik tentang perundungan yang diambil oleh penulis memberikan sedikit gambaran bagi saya tentang bagaimana kehidupan kaum muslimin pasca kejadian 9/11 di Negara itu. Novel yang cukup berani menurut saya karena lat...

Homo Deus, a Brief History of Tommorrow - Yuval Noah Harari

  Setelah kesuksesan buku pertamanya Sapiens, Yuval Noah Harari kembali menerbitkan buku kedua yang berjudul Homo Deus. Mengikuti jejak pendahulunya yang menjadi buku best seller di banyak negara, Homo Deus pun ikut meledak dan menjadi topik perbincangan hangat di dunia maya. Selain topik bagus yang diusung oleh Yuval Noah Harari, reputasi bukunya terdahulu yang mudah dipahami membuat para pembaca memiliki ekpektasi yang tinggi pada buku ini. Gaya khas penulis yang juga sering menyisipkan humor ringan dalam buku juga tetap menjadi salah satu daya tarik dari buku ini. Mengusung tema yang lebih berfokus kepada perkembangan teknologi, Yuval Noah Harari coba memprediksi tentang kehidupan manusia di masa yang akan datang. Dalam bukunya penulis menganggap bahwa umat manusia telah dapat mengatasi masalah paling mematikan dimasa lalu yang berupa kekurangan pangan, wabah penyakit dan terjadinya perang. Karena masalah utama pada zaman terdahulu yang menurut penulis sudah dapat teratasi, ma...

Sapiens, a Brief History of Humandkind - Yuval Noah Harari

  Sapiens, a Brief History of Humankind – Yuval Noah Harari Mungkin anda sudah sering melihat bahwa banyak tokoh terkenal dan berpengaruh didunia merekomendasikan buku ini untuk dibaca. Banyak pula akun-akun media sosial yang sering menobatkan buku ini sebagai salah satu buku yang wajib anda baca, atau menobatkannya sebagai buku yang akan mengubah perspektif anda. Pertanyaannya adalah apakah memang buku ini sebagus itu? Atau apakah semua perspektif itu terlalu berlebihan? Saya akan mencoba menjelaskannya dalam artikel singkat ini. Salah satu hal yang membuat buku ini direkomendasikan oleh begitu banyak orang, adalah bagaimana Yuval Noah Harari dapat menjelaskan hal-hal yang kompleks dalam konteks sejarah manusia meggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Sebagai perbandingan, beberapa buku lain dengan tema yang sama biasanya akan menngunakan bahasa teknis yang detail dan disisipi banyak istilah teknis yang jarang diketahui oleh orang awam sehingga membuat pembaca harus ...

review Bekisar Merah - Ahmad Tohari

  Review Bekisar Merah – Ahmad Tohari Novel ini merupakan novel karya Ahmad Tohari kedua yang saya baca, sebelumnya saya yang jatuh cinta dengan nove beliau yang berjudul Kubah mencoba mencari karya-karya Ahmad Tohari yang lain, dan akhirya pilihan saya jatuh kepada novel ini. Jujur, awalnya saya berekpektasi tinggi pada novel ini, berharap mendapatkan cerita yang mengalir dan ending yang hangat seperti halnya yang saya dapatkan ketika membaca novel Kubah. Sayang sekali ekpektasi saya itu tidak terpenuhi, yah lagi-lagi kita sebagai pembaca memang tak selalu mendapatkan apa yang kita inginkan. Seperti biasa, novel karya Ahmad Tohari selalu dekat dengan kaum marjinal dan kehidupan menengah kebawah, begitupun novel kali ini yang berlatar di sebuah desa penghasil gula kelapa yang miskin dan jauh dari kota, fokus utama ceritanya tetap pada ketimpangan sosial dan suka duka para warganya. Novel kali ini mengisahkan tentang gadis desa bernama Lasiyah yang merupakan keturunan jepang-karan...

review Kubah – Ahmad Tohari

  review novel Kubah – Ahmad Tohari   Ahmad Tohari kembali mengangkat konflik politik yang pernah menggegerkan Indonesia tahun 1965. Mengambil sudut pandang seorang eks tapol yang berusaha mengembalikan nama baiknya setelah menjadi tahanan selama lebih dari 10 tahun di sebuah pulau B. sama seperti kebanyakan karya Ahmad Tohari yang dekat dengan rakyat kecil dan kaum pinggiran, latar belakang kehidupan sang tokoh utama ini juga tak lepas dari kehidupan rakyat jelata dan kaum papa. Seperti pada karya-karya Ahmad Tohari yang lain, kita akan dibuat merasakan keahlian sang penulis dalam mempermainkan emosi pembaca melalui kisah tokoh utama dalam novel ini. Cerita dalam novel ini akan berfokus kepada Karman, seorang bekas tahanan politik pulau B yang baru dibebaskan. Merasa asing dan bingung dengan kadaan diluar rumah tahanan, Karman menjadi sangsi untuk kembali ke kampung halamannya. Ada rasa malu dan perasaan bersalah jika dia kembali begitu saja ke kampung halamannya. Pada ak...

Review Ronggeng Dukuh Paruk – Ahmad Tohari

  Review novel Ronggeng Dukuh Paruk – Ahmad Tohari Siapa yang tak kenal dengan Ahmad Tohari, penulis legendaris Indonesia yang karya-karyanya telah mendunia dan sudah banyak diterjemahkan kedalam beberapa bahasa asing. Setiap penulis pasti memiliki ciri khas yang melekat dalam karya-karyanya, seolah-olah menjadi signature yang menunjukkan keaslian dari karya mereka, seperti halnya Ahmad Tohari, yang juga memiliki ciri khas dalam karya-karyanya. Sang penulis selalu dekat dengan kesederhanaan, begitu pula dengan karya-karyanya yang selalu mengkisahkan tentang kehidupan orang-pinggiran dan rakyat jelata. Kemiskinan, ketimpangan dan ketidakadilan adalah topik utama dalam setiap kisah yang dibawakan meskipun tentunya tidak sesederhana itu dalam kisahnya, banyak intrik, romansa, konflik dan renungan yang membuat cerita yag dibawakan menjadi lebih kompleks dan memeras emosi. Salah satu karya Ahmad Tohari yang melegenda bahkan hingga saat ini adalah trilogy novel Ronggeng Dukuh Paruk, nove...